Mari belajar pola triangle dan cara memaksimalkan keuntungannya! Banyak sekali cara untuk memaksimalkan proses belajar Forex
terutama untuk para trader pemula. Salah satunya memahami strategi
terbaik dan cocok untuk gaya trading masing-masng orang karena sifat dan
tantangan yang dihadapi jelas beragam. Sementara itu dalam takti
transaksi jual beli mata uang asing, ada hal-hal penting perlu
diperhatikan seperti pola chart untuk menentukan analisa pergerakan
harga. Seringkali trader bingung karena tiap pola mempunyai karakter
berbeda.
Nah, kali ini yang dibahas adalah jenis
pola Triangle yang merupakan chart terpopuler dan dianggap
menguntungkan. Akan tetapi Anda harus memaksimalkan peluang profitnya
dengan baik. Percuma saja kalau modal besar namun gagal mengambil
keputusan atau prediksi sehingga mengalami kerugian uang dalam jumlah
besar. Jika Anda masih bingung tentang pola Triangle maka pahami
penjelasan sekaligus cara untuk menggunakannya seperti berikut ini!
Pengertian dari Pola Triangle Forex
Triangle adalah suatu jens chart yang
bisa saja menguntungkan namun juga sebaliknya. Jika tidak waspada atau
sedikit saja mengabaikan keberadaan pergerakan di dalamnya maka Anda
kemungknan besar rugi. Pentingnya pola tersebut karena mampu menunjukkan
penurunan volatilitas dalam pasar yang sifatnya sangat krusial.
Kemudian adanya data analisa teknikal mengenai situasi dalam pasar
sehingga lebih mudah Anda prediksi.
Sementara itu pola ini akan memberi tau
trader tentang kondisi pasar yang akan dan sedang berjalan. Dengan
begitu peluang profit Anda makin tinggi tetapi kemunculan pola Triangle
tidaklah tentu, terkadang beberapa hari saja. Oleh sebab itu, Anda harus
memiliki beberapa aplikasi atau fitur pendukung agar bisa membandingkan
antara satu dengan lainnya. Terkadang tidak terlalu terlihat jelas
sehingga harus mencari sumber informasi lain yang pergerakannya detail.
Ragam Tipe Pola Triangle dalam Forex
Saat Anda belajar Forex maka akan
dikenalkan dengan tiga macam pola Triangle diantaranya descending
triangle, ascending triangle, dan symmetrical triangle. Ketiganya tentu
saja mempunyai karakter dan sifat pergerakan sendiri ketika muncul dalam
bentuk chart. Pada symmetrical triangle, ada gerakan naik turun harga
pada wilayah sempit tetapi tidak terlalu tinggi ataupun rendah dari
sebelumnya. Dari situlah terbentuk dua garis berpotongan karena
terhubungnya swing atas dan bawah rendah.
Sementara itu ascending triangle akan
muncul ketika swing bagian bawah berubah naik sampai swing atas sehingga
membentuk garis horisontal. Terbentuk pula sudut lancip karena trend
tersebut menghubungkan swing bawah yang tadinya naik. Kemudian
descending triangle terjadi dimana swing atas rendah dan swing bawah
telah mencapai harga sama. Keduanya bertemu dan menciptakan gars
horizontal yang disebut dengan descending triangle.
Strategi yang Digunakan untuk Pola Triangle
Ada dua macam jenis strategi trading forex
yang bagus untuk diterapkan yaitu Breakout dan False Breakout. Pada
taktik Breakout cocok saja dipergunakan untuk semua jenis pola termasuk
Triangle namun ada beberapa hal perlu diperhatikan terlebih dahulu
supaya profitnya tidak berubah menjadi rugi. Tambahkan volume ketika
harga menuju arah breakout untuk menentukan kondisi pergerakan yang
sebenarnya. Lakukan short-trader ketika harga di bawah garis trend
paling bawah.
Selanjutnya adalah False Breakout yang
umumnya sangat ditakuti para trader profesional karena sering muncul di
pola Triangle. Kondisi tersebut muncul ketika pergerakan harga menuju
keluar pola dan kemudian berubah arah secara mendadak ke sisi lainnya.
Dengan begitu trader mengalam kerugian dalam jumlah besar walaupun
prediksi tersebut tidaklah sepenuhnya bisa dijadikan patokan. Namun jika
Anda pandai memanfaatkan keadaan, False Breakout dapat menjadi peluang
profit menguntungkan.
Cara mengantisipasi kerugian yaitu
memprediksi pergerakan breakout berikutnya dengan analisa teknikal.
Misalnya saja Anda memperkirakan adanya pergerakan harga pola Triangle
ke bagian bawah. Agar terus profit, cobalah tentukan short-sell pada
wilayah resistance kemudian menggunakan stop-loss pada bagian atas pola
tersebut. Kemudian Anda wajib memerhatkan volatilitas pasar. Tahan
posisi jika pergerakan harganya kuat dan diikuti pola Triangle kecil.
Jangan lupa tempatkan stop-loss secepat mungkin setelah diprediksi.
Tidak sulit menciptakan analisa dan
peluang keuntungan menggunakan pola Triangle. Meskipun terkadang membuat
trader khawatir karena merugi, namun jika dimaksimalkan sebaik mungkin
ternyata pola tersebut berubah menjadi kelebihan yang membuat Anda
sukses besar.
